Tab

Sabtu, 11 September 2010

Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
La ilaha illa Allah
Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Wa Li Lillahi Al hamd


"Ribuan kali di kumandang kan hingga orang orang disekitarku mulai berdiri bulu kuduknya. tetap saja nantinya kondisi ini tidak akan bertahan lama. lepas hari ini. semuanya akan berubah kembali, sama seperti sebelum bulan ramadhan atau hari ini 1 Syawal 1431 Hijriyah"


Goresan luka akibat kata, bagaikan kertas putih yang masih kosong, bagai malam hari tanpa bintang, menengadahkan tangan dan meminta maaf. kata kata yang hampir setiap tahun membuat handphone hitamku bergetar membunyikan nada deringnya dan membuatku berpikir apa bedanya hari ini dengan hari hari yang lain?  tidakkah Tuhan Mencipta Semua hari dengan keadaan sama. andai saja kata kata ini di aplikasi kan tidak hanya 1 syawal selepas bulan ramadhan saja, sungguh indah memang apa yang  telah Tuhan ciptakan, KAU berikan kehendak bebas kepada kami agar kami bisa menentukan apa yang kami inginkan.

Aku melihat, atau Engkau membuat mata dan pikiranku melihat seseuatu dan membuatku berpikir, berpikir tepat saat aku bersimpuh dirumah-MU, kedua kaki ku bersila dan bergemetar, kepalaku tertunduk menyadari apa yang baru saja Engkau perlihatkan. alat pemersatu yang Engkau ajarkan mungkin sekarang tak lagi dipahami artinya oleh Hamba-Hambamu ini. Apa perlu seorang khalifah yang engaku tunjuk lagi Tuhan untuk memimpin Hamba-Hambamu ini ?

Langkah Kiriku melaju lebih cepat dari kaki kananku, kertas surat kabar yang warnanya tak seputih kapas kini banyak bergelaran disekitar surau tempat Hamba-Hambamu Sembahyang. Miris ketika dua kaki yang Kau beri ini menginjak injak lembaran yang kami sendiri ciptakan. ah entah apa yang sedang ku pikir ini. kesempurnaan ? entah..


Mohon Maaf Lahir Batin, menjadi pribadi yang baru, akan lebih melihat, akan lebih membaca, dan akan lebih bertindak .


Thanks GOD!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar