Tab

Minggu, 18 Juli 2010

Terbangun Dari Mimpi

Langkah kaki ku terhenti saat angin berhembus semakin kencang, rambutku tersibak dan mataku semakin terbelalak mencari jalan keluar dari ruang hitam pekat ini. nyanyian pohon pinus semakin mengencang selaras langkah kaki ku berjalan. lalu ku pandangi setitik putih di kejauhan...

Slaaaappps!!!.
cucuran keringatku semakin deras ketika kutengarai aku baru saja kembali dari mimpi. gambaran yang bisa saja terjadi didunia nyataku saat semua syarat yang diperlukan terpenuhi. aku mulai mencekik pikiran pikiran kosong ku agar kembali mengingat isi cerita visualisasi otak ku. semerbak wangi  bunga plum putih yang berada tepat disamping pintu kamarku membuatku cepat beranjak dari ranjang kesayanganku ini. karena memang wangi bunga plum putih ini tidak bersahabat dengan hidung sensitifku, ibu sengaja tetap menaruhnya disana karena kenangan kenangan yang pernah ia rasakan entah itu air mata atau senyuman tersimpan rapi di vas putih bermotif bunga sakura itu. Sambil membuka jendela dan merapikan korden bermotif batik kesayangan ibu mataku mengarah pada benda hitam berbentuk roda yang memiliki 12 angka saja. jarum terkecilnya yang berwarna merah terus saja berjalan seakan melewati jalan bebas hambatan. Berbicara soal kenangan, tak sedikit tinta tinta yang tergores demi menyimpan memorinya. mulai dari hal yang paling sensitif, hingga hal yang berbau idealis. apa lagi jika bukan perasaan lah yang sangat sensitif terhadap semua hal. Menyoroti tentang kisah cinta, banyak hal yang bisa dipelajari dalam prosesnya. mulai dari bagaimana kita bisa berkenalan dengan orang baru hingga berbicara dengan orang tua sang pacar. keterpurukan pun bisa saja terjadi ketika hubungan yang terjalin berhambatan besar dan kesalahan kecil yang menyulutnya bisa terbuat. Aku mengalaminya beberapa tahun yang lalu. Tepat saat diriku berusia 16 tahun dan memang baru saja memasuki 16 tahun. kesalahan ini kesalahan terbesar yang dapat membuatku panik, linglung, perasaan tertekan yang sangat mendalam. saat itu kupikir seiring berjalanya waktu masalah itu akan selesai. dan nyatanya tidak!! jelas saja, kau ingin telur mentah itu matang untuk kau makan tapi kau biarkan, tak ubahnya dia menjadi matang justru menjadi telur berbau busuk! belajar tentang kehidupan memang tak hentinya kita mendapat ribuan masalah walau masalah yang kini dihadapi belum usai.

"Limpahan kasih sayang yang diberi oleh Tuhan akan membuat mu semakin tahu untuk apa kau hidup"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar